Cyanogen Hentikan Layanan di Akhir Tahun 2016, Apa yang Terjadi Setelahnya?
Techinasia — 26 Dec 2016 09:57

Menjelang pergantian tahun, di saat banyak orang tengah berbahagia menyambut liburan, salah satu pembuat modifikasi sistem operasi Android CyanogenMod justru menyampaikan kabar buruk. Pada tanggal 23 Desember 2016, mereka mengumumkan kalau seluruh layanan CyanogenMod akan dihentikan pada tanggal 31 Desember 2016 mendapatang.

Sebelum tanggal yang disebutkan, mereka bahkan telah menghapus situs, wiki, hingga forum mereka. Untungnya, beberapa pengguna masih sempat mengumpulkan sebagian besar isi dari situs CyanogenMod dan mengumpulkannya dalam sebuah arsip yang kini tersedia secara online.

Dalam beberapa bulan terakhir, perkembangan dari pembuat sistem operasi di balik smartphone OnePlus One ini memang tengah memburuk. Hal ini mencapai puncaknya ketika sang pendiri Steve Kondik memutuskan untuk mundur pada awal Desember 2016.

CyanogenMod-800

Dengan penghentian layanan CyanogenMod ini, maka praktis tidak ada lagi dukungan baik dana maupun infrastruktur untuk pengembangan sistem operasi mereka, CyanogenMod. Karena itu, tidak akan ada lagi bayaran untuk para developer yang memberikan kontribusi, dan tentunya server untuk menampung hasil pekerjaan mereka.

Membuat server baru di bawah nama CyanogenMod pun seperti percuma. Karena ada kemungkinan kalau pemilik mereka, Cyanogen Inc., akan menjual CyanogenMod dan brand lain yang mereka miliki. Oleh karena itu, pemilik smartphone yang saat ini masih menggunakan sistem operasi CyanogenMod, diharapkan untuk beralih ke CyanogenMod ROM.

Demi tetap melanjutkan misi mereka untuk menghadirkan sistem operasi Android dalam bentuk yang lebih baik, orang-orang yang berada di balik CyanogenMod pun memutuskan untuk mendirikan brand baru yang bernama LineageOS. Usaha ini disebut-sebut akan mengangkat kembali esensi dari CyanogenMod, yaitu pembuatan sistem operasi Android yang berdasarkan usaha bersama dari sebuah komunitas.

Tentu saja pertanyaan berikutanya adalah, apakah LineageOS ini bisa menandingi keperkasaan Cyanogen yang hingga saat ini telah mengumpulkan investasi sebesar US$115 juta (sekitar Rp1,5 triliun)?

512
512