Jilat Ludah Sendiri, Nintendo Kini Pilih Game Freemium
Detik — 11 Jul 2017 07:17

- Nintendo sepertinya telah menjilat ludah sendiri. Melalui pernyataan terbarunya, CEO Nintendo Tatsumi Kimishima menuturkan apabila pihaknya kini lebih tertarik dengan model pembayaran freemium ketimbang premium untuk game mobile.

Dalam sesi tanya jawab investor, Kimishima menyebut bila ke depannya perusahaan sepertinya akan merilis game dengan model pembayaran yang sama dengan game Fire Emblem Heroes. Hal ini dikarenakan Nintendo ternyata kecewa dengan angka yang dihasilkan oleh Super Mario Run.

Dirilis pada bulan Desember 2016 lalu, Super Mario Run cukup menuai hasil yang memuaskan di awal peluncurannya. Game tersebut, menawarkan tiga level gratis di awal dan selanjutnya gamer bisa membayar USD 10 atau sekitar Rp 130 ribu untuk membuka semua level.

Awalnya, Nintendo sempat memuji model pembayaran yang disodorkan oleh Super Mario Run dan tidak setuju dengan Fire Emblem Heroes karena dianggap merampok.

Nah, kini Nintendo justru berpendapat sebaliknya. Dikutip

dari

, Selasa (11/7/2017), Kimishima mengakui bahwa kurang dari 10% dari total 150 juta download yang benar-benar merupakan angka penjualan.

Sebagai perbandingan, Fire Emblem Heroes yang dirilis pada bulan Februari 2017 bisa diunduh secara gratis, tapi tetap menawarkan item berbayar di dalamnya. Walaupun punya angka download yang lebih kecil, pendapatan Fire Emblem Heroes lebih tinggi dari Super Mario Run.

"Sementara ada konsumen di belahan dunia yang mau main game Mario, dengan kondisi keuangan yang berbeda di berbagai negara, dan beberapa dari mereka tidak bisa membayar," ujar Kimishima.

Karenanya, untuk ke depan Nintendo akan merilis game mobile yang lebih fleksible dalam melakukan pembayaran.

512
512