Gokil! Butuh Waktu 2,5 Tahun untuk Android Tiru Face ID iPhone X
Okezone — 4 Oct 2017 10:12

JAKARTA – iPhone X telah diluncurkan dengan sederet fitur canggihnya. Fitur keamanan yang menjadi andalannya yakni Face ID untuk membuka perangkat dengan melakukan pemindaian wajah.

Saat fitur ini dipresentasikan dalam peluncuran iPhone X, salah satu eksekutif Apple sempat gagal memamerkan fitur Face ID. Namun rupanya, dibalik kesalahan teknis tersebut, Face ID rupanya amat sulit untuk ditiru oleh vendor lain semisal Android.

BERITA TERKAIT

+


Dibalik Face ID, kamera TrueDepth merupakan salah satu fitur dan pendukung pemindaian wajah. Berkat kamera tersebut, Face ID sulit untuk dijiplak vendor lain.

Dikatakan analis KGI Securities Ming- Chi Kuo, TrueDepth merupakan fitur iPhone X yang tak hanya membuat iPhone baru melenggang diantara pesaing, namun juga memberikan Apple keunggulan signifikan di industri smartphone.

Menurut Kuo, perancang smartphone Android membutuhkan waktu hingga 2,5 tahun untuk mencocokkan fungsi dan pengalaman penggunaan kamera TrueDepth yang ada di iPhone X.

Dalam laporan sebelumnya Kuo mengatakan butuh waktu 1-2 tahun untuk pesaing Apple menirukan Face ID iPhone X. Namun setelah menyaksikan demonstrasi teknis resmi Apple, Kuo kini memperkirakan bahwa replikasi teknologi untuk kamera Face ID akan memakan waktu lebih lama.

Analis mengatakan bahwa kamera TrueDepth akan membantu Apple mempertahankan keunggulan teknologi atas rivalnya sepanjang tahun 2018 dan 2019. Kuo juga menambahkan bahwa KGI Securities sepenuhnya yakin dengan prospek pertumbuhan iPhone di segmen smartphone premium selama dua tahun ke depan.

Meski KGI telah menyesuaikan kembali perkiraan pengapalan iPhone X 2017 dari sejumlah 30 juta menjadi 35 juta unit, firma tersebut masih mempertahankan prospek positifnya untuk pengiriman iPhone masa depan yang akan memiliki kamera TrueDepth.

Sistem kamera TrueDepth sendiri tersemat di bagian atas iPhone X, dan menyimpan banyak sensor termasuk kamera inframerah, flood illuminator dan proyektor yang menghasilkan 30.000 titik inframerah di wajah pengguna untuk dipindai. Dilansir IB Times, Rabu (4/10/2017), teknologi ini juga membantu Face ID membuat peta wajah 3D yang lengkap, dan mencocokkannya dengan gambar yang tersimpan pada ponsel untuk membuka perangkat.

512
512