Gandeng Kemenperin, Qualcomm Siap Berantas Ponsel Ilegal di Indonesia
Okezone — 24 Jan 2018 20:18

JAKARTA - Ponsel ilegal masih banyak beredar di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini menyebabkan kerugian bagi negara hingga triliunan rupiah.

Perangkat yang legal akan mendapatkan IMEI yag telah terdaftar. Sementara perangkat yang ilegal menggunakan IMEI yang dipalsukan.

Qualcomm berperan sebagai perusahaan yang menyediakan sistem untuk mengidentifikasi IMEI perangkat yang akan masuk ke Indonesia. Kerjasama antara Kemenperin dan Qualcomm telah berlangsung sejak Agustus 2017.

Dijelaskan Nies Purwati, Director Goverment Affair South East Asia and Pacific Qualcomm International, praktik dari kerjasama itu saat ini masih berproses. Pasalnya, perlu waktu yang cukup lama untuk menyiapkan hardware dan software untuk menunjang sistem tersebut.

"Kami hanya membantu, kami punya solusi dan kami tawarkan. Masih on progress karena perlu persiapan lama untuk menyiapkan hardware dan software. Tapi masih sesuai jadwal," terang Nies.

Qualcomm menjelaskan, yang dimaksud dengan produk ilegal adalah counterfeit atau produk palsu yang memiliki desain dan merek menyerupai original, termasuk barang pasar gelap atau selundupan. Menurut perusahaan perakit chipset itu, Indonesia perlu menerapan Device Identification, Registration, and Blocking System (DIRBS).

DIRBS sendiri memiliki kemampuan untuk mengindentifikasi, mendaftarkan dan mengontrol akses jaringan seluler melalui nomor IMEI ponsel. Sistem itu juga mampu memverifikasi nomor IMEI ponsel menggunakan jaringan dari operator, mengacu pada data base yang dimiliki Kemenperin.

(kem)

512
512