Indonesia dan Australia Sepakati Kerja Sama di Bidang Pendanaan Startup
Techinasia — 2 Feb 2018 13:30

Ikhtisar

  • Kesepakatan pada Indonesia-Australia Digital Forum (IADF) ini merupakan bagian dari program Next Indonesia Unicorn (Nexicorn) yang berlangsung sejak September 2017 lalu.
  • Di tahun 2017 Nexicorn berhasil mempertemukan sekitar 45 startup tanah air  dengan belasan investorr asal Jepang.

Pada tanggal 1 Februari 2018, pemerintah Indonesia bersama dengan perwakilan negara Australia telah mengumumkan upaya tindak lanjut untuk menghubungkan pemodal Australia dengan beberapa startup dari Indonesia.

Kesepakatan ini merupakan hasil dari pertemuan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam rangkaian kegiatan acara Indonesia-Australia Digital Forum (IADF) 2018 di Jakarta sejak tanggal 31 Januari hingga 1 Februari 2018 kemarin.

Dikutip dari siaran pers Kemkominfo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan bahwa forum tersebut adalah bagian dari program Next Indonesian Unicorn atau Nexicorn yang sosialisasinya berlangsung sejak September 2017 lalu. Kominfo | Photo

Menurut Rudiantara, meskipun selama ini jarak kedua negara peserta forum ini cukup berdekatan, namun hubungan antara Indonesia dan Australia di bidang ekonomi digital masih terasa jauh. Sejauh ini Rudiantara melihat belum ada entitas investor startup Indonesia yang berasal dari Australia.

Sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan ini, kedua perwakilan negara tersebut pun sepakat untuk mengadakan forum lanjutan guna membahas peluang investasi di bidang ekonomi digital dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan mendatang.

Saya pastikan sebelum akhir tahun ini akan ada peningkatan signifikan antara Indonesia dan Australia di sektor digital

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika

Niat pemerintah Indonesia untuk menjalin kerja sama di sektor digital inipun mendapatkan respon positif dari Menteri Pembantu Perdana Menteri Bidang Transformasi Digital Australia, Michael Keenan. Menteri yang juga membidani bidang Pelayanan Sosial tersebut mengaku pihaknya turut mendukung percepatan pertumbuhan startup di Indonesia.

Komitmen untuk mempertemukan startup lokal dengan calon investor dari luar seperti dari negara Australia tidak hanya kali ini saja dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Sebelumnya, pada tanggal 12 September 2017, Kemkominfo melalui program Nexicorn juga mempertemukan sekitar 45 startup tanah air  dengan belasan investorr asal Jepang.

Di samping Australia, pemerintah juga tengah menargetkan undangan kepada para investor Cina untuk melakukan hal serupa pada awal 2018 mendatang.

Pemerintah berharap program Nexicorn ini bisa menjadi katalis pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia selain keberadaan regulasi, akses permodalan, serta program Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital untuk memicu kemunculan startup tahap awal di Indonesia.

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

512
512