Tiket.com Berencana Luncurkan Fitur Pembayaran Kredit Tanpa Kartu
Techinasia — 27 Feb 2018 09:19

Ikhtisar

  • Tiket sebenarnya sudah cukup lama menghadirkan fitur kredit tanpa kartu dengan menggandeng Akulaku.
  • Fitur tersebut ditujukan untuk segmen business to business (B2B), dan belum dibuka untuk business to consumer (B2C).
  • Mengenai besaran limit kredit, pihak Tiket juga belum menjelaskannya lebih lanjut.
  • Saat ini, Tiket juga tengah menyiapkan beberapa fitur baru dalam aplikasinya.

Langkah Traveloka yang menghadirkan fitur Kredit Tanpa Kartu di travelokaPay akan segera disusul oleh Tiket, sang kompetitor. Menurut Co-founder & Chief Communication Officer Tiket, Gaery Undarsa, pihaknya sebenarnya sudah cukup lama menghadirkan fitur kredit tanpa kartu yang bekerja sama dengan Akulaku. Namun menurutnya fitur itu saat ini memang baru dibuka untuk segmen business to business (B2B), dan belum dibuka untuk business to consumer (B2C).

Seorang karyawan sedang bekerja di kantor Tiket.com | Photo

Kami ada rencana, cuma belum bisa rilis tanggalnya kapan. Apakah menarik? Menurut kami sangat menarik. Kami kalau membuat promo cicilan, animonya besar sekali.

Gaery Undarsa, Co-founder & Chief Communication Officer Tiket

Hal lain yang mendorong Tiket menghadirkan fitur ini karena masih rendahnya penetrasi kartu kredit di Indonesia. Pada tahun lalu, jumlah kartu kredit yang beredar bahkan mengalami penurunan menjadi 16,89 juta keping per Agustus 2017 dari sebelumnya yang berjumlah 17,49 juta keping pada awal 2017.

Traveloka sendiri menyediakan limit maksimal sebesar Rp10 juta bagi pengguna mereka yang memanfaatkan fitur Kredit Tanpa Kartu di travelokaPay. Namun, terkait batasan kredit, pihak Tiket juga belum menjelaskannya lebih lanjut. Saat ini, Tiket baru menyediakan fasilitas cicilan menggunakan kartu kredit untuk pembelian tiket pesawat, kereta api, hotel, event dan atraksi, serta sewa mobil untuk segmen consumer.

Fokus layanan pada pengguna

Selain mempersiapkan fasilitas kredit tanpa kartu, Tiket juga tengah menyiapkan beberapa fitur baru dalam aplikasinya. Namun Gaery belum bisa membeberkannya secara rinci.

Namun yang pasti, kata Gaery, fitur-fitur ini memiliki fokus untuk meningkatkan pelayanan pada pengguna. Sebagai contoh, pihaknya kini juga sedang menyiapkan fitur baru bernama Smart Reschedule.

“Nanti akan saya share. Yang jelas kami mengeluarkan fitur yang berfokus pada pengguna. Sekarang sedang mengumpulkan beberapa fitur menarik, baru setelah itu diluncurkan,” tuturnya.

read also

BACA JUGA

Apa rencana Natali Ardianto setelah mundur dari jabatan CTO Tiket.com?

Sebelumnya pada bulan November 2017, Tiket sudah mengumumkan tiga fitur baru dalam aplikasinya yakni Smart Roundtrip, Smart Traveler, dan Smart Refund. Melalui fitur-fitur tersebut, Tiket menargetkan mampu mencapai sepuluh juta unduhan pada tahun 2018.

(Diedit oleh Septa Mellina)

512
512