Twitter Hapus Akun Palsu Penipuan Cryptocurrency
Telsetnews — 9 Mar 2018 09:00

Telset.id, Jakarta – Twitter mengambil langkah tegas untuk mengurangi jumlah penipuan mata uang kripto atau cryptocurrency. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah penipu di Twitter telah mengaku sebagai pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, serta CEO SpaceX, Elon Musk.

Para penipu tersebut membuat akun Twitter palsu dengan sedikit mengubah ejaan nama serta menggunakan avatar dan akun terverifikasi seperti milik Buterin atau Musk.

Mereka kemudian memberi tahu para pengikut untuk mengirimkan sejumlah mata uang kripto dengan iming-iming akan mendapatkan imbal hasil yang lebih besar. Korban pun berjatuhan.

Dalam sebuah pernyataan kepada The Verge, Twitter mengaku akan mulai menginventarisasi akun-akun bodong itu.

“Kami menyadari bentuk manipulasi seperti itu dan secara proaktif menerapkan sinyal untuk mencegah jenis akun tersebut terlibat dengan orang lain dengan cara menipu,” tulis keterangan dari Twitter.

Pada Februari 2018, Buterin yang sebenarnya mencuit kalimat satir bahwa jika pengguna mengirim 0,1 Ether, maka ia tidak akan mengirimkan balik apapun.

“Karena saya terlalu malas,” twett Buterin via akun Twitter @VitalikButter.

Mengetahui ada cuitan itu, akun Twitter @VitalikButerjm nimbrung dengan meminta sejumlah kecil Ether kepada para pengikut Buterin. Mereka yang tertipu tidak memperhatikan nama belakang Buterin palsu. Mereka juga tidak melihat tanda cek verifikasi akun asli.

Penipu Elon Musk juga ada. Satu akun Musk palsu menanggapi cuitan @SpaceX mengenai informasi siaran situs peluncuran Falcon 9 pada 6 Maret 2018. Sang penipu mengatakan membagi-bagikan duit digitalnya.

“Baru saja saya memutuskan untuk memberikan 3000 Ether kepada para penggemar,” kicau sang penipu. [SN/HBS]

512
512