Kesederhanaan Juragan Bitcoin Andalkan Voucher Buat Makan
Detik — 5 Jul 2018 10:39

- Dengan statusnya sebagai miliuner, juragan

termuda di Britania Raya ini ternyata menerapkan hidup sederhana dan lebih banyak berderma.

Walau namanya tak sementereng si kembar Winklevoss, yaitu Cameron dan Tyler, namun kiprah Ben Delo di blantika cryptocurrency tidak boleh dipandang sebelah mata. Pria berusia 34 tahun tersebut bahkan disebut-sebut sebagai miliuner

termuda di Britania Raya.

Titel tersebut diraihnya melalui platform bernama BitMex yang didirikannya pada 2014 lalu. Situs pertukaran mata uang digital tersebut saat ini diklaim bernilai sekitar USD 3,6 miliar, atau sekitar Rp 51,6 triliun, sebagaimana

kutip dari Daily Mail, Kamis (5/7/2018).

Melalui situs resminya, pihak BitMex menyebut bahwa perputaran uang yang terjadi di dalam platform tersebut selama 24 jam mampu mencapai USD 2,14 miliar, atau sekitar Rp 30,7 triliun. Sebagai informasi, platform ini hanya menyediakan Bitcoin sebagai satu-satunya cryptocurrency yang diperdagangkan.

Kesuksesan platform yang didirikannya bersama seorang programmer asal Amerika Serikat bernama Samuel Reed itu tentunya tidak lahir secara instan. Dalam suatu periode, Delo mengaku dirinya menghabiskan waktu 18 jam sehari untuk membangun dan mengembangkan BitMex.

Masa-masa awalnya dalam mendirikan platform tersebut pun juga tidak mudah. Ia mengaku harus menyewa kamar di Airbnb sebagai kantor. Selain itu, Delo juga sempat menyisihkan sebagian kecil dari ruang tamu di rumahnya sebagai ruang kerja untuk BitMex.

Sebelum mendirikan situs pertukaran cryptocurrency, Delo merupakan mahasiswa ilmu komputer di Worcester College yang lulus pada 2005. Setelahnya, ia sempat bekerja di IBM sebagai software engineer. Lalu, ia pindah ke Hong Kong untuk bekerja di JP Morgan.

Walau sudah menyandang status miliuner, namun gaya hidup Delo ternyata bisa dibilang jauh dari kata mewah. Pria yang tinggal di Hong Kong bersama istrinya bernama Pan Pan Wong ini mengaku mengandalkan voucher untuk makan di restoran cepat saji.

Selain itu, ia bersama istrinya mengaku hanya punya tiga pasang sepatu. Gaya hidupnya itu diakuinya dicontoh dari Warren Buffett, salah satu orang terkaya di dunia.

Tidak hanya itu, Delo juga meniru kedermawanan yang ditunjukkan oleh Buffett dan pendiri Microsoft, Bill Gates. Hal tersebut diterapkannya dengan memberikan sebagian besar kekayaannya untuk keperluan amal.

512
512